Pelatihan TFT Tahap Dasar dilaksanakan secara onsite di GKI Bogor Baru pada 4–6 Maret 2026, bersamaan dengan kegiatan TFT Tahap PB-1. Pelatihan ini diikuti oleh 12 peserta dari wilayah Papua-Maluku, Nusa Tenggara, dan Jawa-Bali yang dipersiapkan untuk dapat melatih para fasilitator pelatihan Langham Tahap Dasar di daerah masing-masing. Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan lancar. Sejak hari pertama, peserta diajak masuk dalam suasana belajar yang partisipatif melalui praktik Teori Paulo Freire dan Prinsip-prinsip Lewin. Kegiatan diawali dengan membuat topi sebagai simbol menanggalkan status “pengkhotbah”, dilanjutkan dengan perkenalan serta berbagi harapan setelah mengikuti pelatihan.



Peserta kemudian dibagi ke dalam tiga kelompok dan secara bergantian mempresentasikan materi untuk dua sesi. Setiap sesi selalu diawali dengan doa firman, menciptakan suasana yang terarah dan reflektif. Pada hari kedua, peserta mulai mensimulasikan cara mengajar sesi Mengamati Perikop, Memahami Perikop, dan Keyakinan Dasar dengan metode yang kreatif tanpa bergantung pada gadget seperti laptop atau proyektor. Kelompok yang tidak bertugas berperan sebagai peserta aktif dan memberikan masukan setelah presentasi, bersama fasilitator. Dinamika ini membuat proses belajar menjadi lebih hidup, interaktif, dan saling membangun.



Memasuki hari ketiga, peserta melanjutkan simulasi pada sesi Menyusun Kerangka Khotbah, Memahami Alkitab Secara Keseluruhan, serta Membangun Jembatan dari masa lalu ke masa sekarang. Pelatihan kemudian ditutup dengan sesi pembukaan dan penutup yang menjadi momen refleksi bersama. Melalui seluruh proses ini, para peserta tidak hanya diperlengkapi secara materi, tetapi juga dilatih untuk menjadi fasilitator yang kreatif, peka, dan siap melayani. Diharapkan, setiap peserta dapat membawa semangat dan pembelajaran ini kembali ke wilayahnya, sehingga semakin banyak fasilitator lokal yang diperlengkapi untuk memahami dan menyampaikan Pelatihan Tahap Dasar dengan relevan dan berdampak.



